Selasa, Desember 7, 2021
  • TV Literasi

Ribuan Peserta dari Berbagai Provinsi Hadiri FLS2N ke-16 di Provinsi Lampung

Baca Juga

LAMPUNG – Ribuan peserta dari berbagai provinsi sudah berdatangan untuk mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-16 tahun 2019 di Provinsi Lampung, sejak Sabtu (14/9).

Diberitakan RMOL Lampung, Ahad (15/9), sekitar 3.400 pelajar akan mengikuti FLS2N dari tanggal 15 hingga 20 September 2019. Mendikbud Prof Muhajir Effendi dijadwalkan akan membuka kegiatan ini pada Senin (16/9).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Drs. H. Sulpakar, MM, mengatakan peserta yang telah tiba di Lampung diantaranya PKLK dari Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara.

Peserta SMA dari Provinsi NTT, Sulawesi Utara dan Papua Barat. Sedangkan peserta SMK yang telah tiba di Lampung dari Provinsi NTT.

Kontingen dari sejumlah daerah lain tiba di Lampung, Ahad (15/9). Pada Ahad malam, diadakan acara jamuan makan malam Mendikbud Prof Muhajir Effendi, Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, Pejabat Kemendikbud, Anggota Forkopimda, Pejabat Pemprov bersama perwakilan kontingen dari 34 Provinsi, di Mahan Agung.

Kategori Lomba

Sulpakar menambahkan even ini merupakan kali pertama Lampung menjadi tuan rumah FLS2N tingkat nasional. Dijelaskannya, tema besar FLS2N 2019 yaitu “Bersama Dalam Seni”.

Sedangkan kategori lomba meliputi tiga jenjang. Pertama jenjang SMA yang akan memperlombakan vokal solo, tari kreasi, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek dan monolog. Kedua jenjang SMK akan diisi dengan perlombaan seperti menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional Daerah, solo gitar klasik, theater, fim pendek dan permainan tradisional.

Jenjang selanjutnya merupakan jenjang Pendidikan khusus layanan khusus (PKLK). Khusus untuk jenjang PKLK akan akan diisi perlomban seperti menyanyi solo diikuti oleh SDLB dan menyanyi Solo oleh SMPLB/SMALB, menari diikuti oleh SMPLB/SMALB.

Pantomim diikuti peserta dari SMPLB/SMALB, melukis oleh SDLB, SMPLB dan SMALB, desain grafis diikuti peserta dari SMPLB dan SMALB, dan MTQ diikuti oleh SMPLB dan SMALB.

Lomba akan dilaksanakan di berbagai tempat di Bandarlampung.

“Lomba-lomba akan digelar di beberapa hotel seperti Hotel Emersia, Hotel Yunna, Hotel Whiz Prime, Hotel Batiqa, Hotel Rodison, Hotel Swisbell, Hotel Golden Tulip, Hotel Asoka, Hotel Bukit Randu, Hotel Grand Anugrah Hotel Nusantara Syariah, Hotel Novotel, Hotel Aston dan Hotel Horison”, jelas Sulpakar.

Kemudian Kadisdikbud ini juga mengatakan gelaran seni yang akan mengikutsertakan perwakilan dari 34 provinsi ini juga akan dijadwalkan mengikuti kunjungan wisata edukasi ke beberapa destinasi favorit di Provinsi Lampung.

“Dengan kehadiran lebih dari 3500 orang peserta dan peninjau dari seluruh Indonesia, kita akan tunjukan berbagai kekayaan yang dimiliki Provinsi Lampung, mulai dari kekayaan budaya yang akan kita tunjukkan lewat prosesi penyambutan. Bahkan lebih dari itu gelaran ini akan membawa dampak positif bagi Pariwisata Lampung dan industri menengah,” kata Sulpakar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close