Jumat, November 27, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

SMPN 10 Pangkalpinang Bantah Video Kekerasan Guru Pada Murid

Baca Juga

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – SMP Negeri 10 Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, membantah bahwa guru di sekolah tersebut telah melakukan kekerasan fisik kepada siswa sebagaimana video yang beredar viral di sosial media.

“Sehubungan dengan beredar dan viralnya video penganiayaan siswa sekolah melalui media sosial yang mengatasnamakan terjadi di SMP Negeri 10 Pangkalpinang, maka dengan ini kami membantah tudingan tersebut, dan kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak terjadi di SMP Negeri 10 Pangkalpinang,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Pangkalpinang, Muhamad Kadar, lewat sebuah surat yang diterima SERUJI, Senin (6/11).

Dalam surat bernomor 421.3/152/SMP 10/XI/2017 tertanggal 6 November 2017, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, pihak sekolah menyatakan siap diperiksa terkait kebenaran video tersebut.

Sebelumnya, video berdurasi 37 detik sempat viral melalui media sosial. Dalam video terlihat seseorang diduga guru sedang memukul dua siswa secara bergantian di ruangan kelas.

Namun, papan nama di bahu siswa tidak terlihat begitu jelas. Video itu diduga direkam siswa lain yang duduk di bangku paling belakang.

Ini isi lengkap surat bantahan tersebut:

Surat bantahan SMPN 10 Pangkalpinang
Surat bantahan SMPN 10 Pangkalpinang

(SU02)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Berita Terkait

close