Jumat, November 27, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Din Syamsuddin: Kemenag Jangan Kesampingkan Rohis di Sekolah

Baca Juga

JAKARTA – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, angkat bicara soal pernyataan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, yang meminta Rohis (Pembina Rohani Islam) di sekolah-sekolah diawasi. Din berharap Menag seharusnya tidak mengesampingkan peran rohis di sekolah.

“Seharusnya Menag berterima kasih kepada para rohis di sekolah-sekolah yang selama ini berjasa dalam ikut membina kerohanian siswa,” kata Din lewat keterangan tertulisnya yang diterima, Ahad (9/7).

Din menilai pernyataan Menag yang meminta rohis diawasi tidak mendidik. Rohis di sekolah-sekolah tingkat menengah berjasa dalam membina pemahaman keagamaan siswa sekaligus membentuk akhlak generasi muda.

“Justru dalam keadaan kekurangan guru agama seperti yang dilansir selama ini, para rohis telah berperan mengisi kekosongan itu,” ujarnya.

Apabila terdapat rohis yang tidak atau belum benar, Din meminta agar Kemenag membinanya.

“Melakukan generalisasi sesuatu itu berbahaya,” ucapnya.

Maka, dia berharap Kemenag untuk membantu pembinaan kerohanian di sekolah-sekolah umum maupun sekolah agama swasta.

Dengan begitu, Din mengatakan tidak perlu ada tindakan represif terhadap rohis yang berujung pada hal yang tidak edukatif.

“Sudah tidak zamannya lagi pemerintah itu bersikap represif. Jangan karena selama ini tidak berbuat apa-apa, justru tiba-tiba mau mengawasi,” pungkasnya. (IwanY)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Berita Terkait

close