Selasa, Desember 7, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Apresiasi Santri Berprestasi, Presiden Jokowi Janjikan Beasiswa

Baca Juga

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo menjanjikan pemberian beasiswa untuk santri berprestasi dari pondok pesantren yang ada di Pulau Madura Jawa Timur.

“Memasuki era persaingan penyiapan sumber daya manusia menjadi penting,” kata Presiden Jokowi ketika menghadiri silaturahim dan halaqah pimpinan dan pengasuh ponpes serta santri berprestasi se-Madura di Ponpes Al Amien Prenduan Sumenep, Ahad (8/10).

Hadir dalam kesempatan itu 500 santri berprestasi dari pondok pesantren di Pulau Madura.

Presiden Jokowi meminta Mensesneg Pratikno yang hadir dalam acara itu untuk menangani pemberian beasiswa bagi santri berprestasi itu melalui seleksi.

“Saya senang sekali kalau 500 santri bisa masuk semua untuk memperoleh beasiswa,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, beasiswa akan diberikan kepada santri yang lolos seleksi. Seleksi perlu karena yang akan dituju adalah perguruan tinggi terbaik untuk santri dari Madura.

“15-20 tahun yang akan datang akan terjadi persaingan yang sangat ketat, kita punya SDM kalau tidak dibenahi akan sulit memenangkan persaingan, persaingan ketat sudah ada, bukan lagi di depan mata, dimulai dengan MEA,” katanya.

Presiden berkeyakinan bahwa siswa di Indonesia termasuk santri mempunyai kemampuan dan kecerdasan yang tinggi.

“Saya punya keyakinan anak Indonesia pinter-pinter, kalau ikut olimpiade pasti ada yang dapat medali,” katanya.

Presiden menyatakan senang dengan pola pendidikan di ponpes. “Saya senang anak anak santri diberi landasan pendidikan karakter, kekuatan kita ada di situ.

Saya mengimbau kepada kita semua untuk memperoleh SDM kita dalam menghadapi persaingan,” katanya.

Sebelumnya pengasuh dan pimpinan Ponpes Al Amin Ahmad Fauzi menyebutkan bahwa ponpes yang sudah berdiri sejak 60 tahun lalu siap menjadi benteng dalam penanaman nilai Pancasila dan empat pilar kebangsaan.

“MPR juga memberi penghargaan ponpes ini sebagai benteng empat pilar,” kata Fauzi dalam acara yang juga dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo.

Menurut Fauzi, dua mimpi yang hingga saat ini belum terlaksana adalah pendirian rumah sakit pesantren dan pendirian perguruan tinggi.

“Kami masih memimpikan pendirian universitas untuk menampung alumni ponpes yang ingin melanjutkan pendidikan,” katanya. (Ant/SU02)

9 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Wow! Belum Sebulan, Buku “Mantappu Jiwa” Jerome Polin Sudah Terjual 20 Ribu Eksemplar

Buku 'Mantappu Jiwa' berisi catatan-catatan Jerome yang gigih memperjuangkan pendidikan sampai mendapat beasiswa penuh program sarjana Mitsui Bussan di Waseda University, Jepang.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close