Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mendikbud: Tidak Ada Masalah dengan Lirik Tepuk Anak Sholeh

Baca Juga

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai tidak ada permasalahan dengan lirik lagu “Tepuk Anak Sholeh”.

Belakangan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Banyumas mempermasalahakan lagu “Tepuk Anak Sholeh”.

Alasannya, lagu tersebut dinilai mengajarkan anak untuk intoleran. Sebab, diakhir liriknya berbunyi “Islam yes, kafir no”.

“Kalau untuk dirinya sendiri (Islam) benar,” kata Mendikbud di Jakarta, Kamis (3/8).

Yang menjadi masalah, menurutnya, apabila anak-anak kemudian menunjuk dan menyebut orang sebagai kafir. Sehingga, ia beranggapan harus ada pemahaman dari guru atas lirik tersebut.

“Yang penting (kafir) tidak dialamatkan pada orang lain untuk meyakinkan diri saya harus Islam dan tak boleh kafir, masak tak boleh,” jelasnya. (IwanY)

8 KOMENTAR

  1. Tepuk anak sholeh prok prok prok
    Aku anak sholeh prok prok prok
    Rajin sholat prok prok prok
    Rajin ngaji prok prok prok
    Orang tua dihormati prok prok prok
    Laa ilaha illallah, Muhammadarosullah
    Islam2 yes!, kafir2 no!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close