Kamis, Oktober 1, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mendikbud: Tidak Ada Masalah dengan Lirik Tepuk Anak Sholeh

Baca Juga

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai tidak ada permasalahan dengan lirik lagu “Tepuk Anak Sholeh”.

Belakangan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Banyumas mempermasalahakan lagu “Tepuk Anak Sholeh”.

Alasannya, lagu tersebut dinilai mengajarkan anak untuk intoleran. Sebab, diakhir liriknya berbunyi “Islam yes, kafir no”.

“Kalau untuk dirinya sendiri (Islam) benar,” kata Mendikbud di Jakarta, Kamis (3/8).

Yang menjadi masalah, menurutnya, apabila anak-anak kemudian menunjuk dan menyebut orang sebagai kafir. Sehingga, ia beranggapan harus ada pemahaman dari guru atas lirik tersebut.

“Yang penting (kafir) tidak dialamatkan pada orang lain untuk meyakinkan diri saya harus Islam dan tak boleh kafir, masak tak boleh,” jelasnya. (IwanY)

8 KOMENTAR

  1. Tepuk anak sholeh prok prok prok
    Aku anak sholeh prok prok prok
    Rajin sholat prok prok prok
    Rajin ngaji prok prok prok
    Orang tua dihormati prok prok prok
    Laa ilaha illallah, Muhammadarosullah
    Islam2 yes!, kafir2 no!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kitab Kuning, (Apakah) Sudah Terlupakan?

Ada banyak nama sebagai sebutan lain dari kitab yang menjadi referensi wajib di pesantren ini disebut “kitab kuning” karena memang kertas yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut berwarna kuning.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close