Selasa, Desember 7, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Tolak FDS, PMII Jatim Gelar Aksi di DPRD Jatim

Baca Juga

SURABAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, menggelar aksi di depan DPRD Jatim, Rabu (16/8). Dalam aksi tersebut mereka menolak diberlakukannya Full day school (FDS) di Indonesia.

Menurut salah satu peserta aksi, Siti Husnah, penerapan FDS akan berbenturan dengan kekayaan dan kearifan lokal di setiap daerah yang telah menyelenggarakan pendidikan.

“Di Jatim ini keberadaan madrasah diniyah (madin) merupakan sekolah pendidikan yang utama. Dimana untuk memahami agama perlu secara utuh. Namun jika FDS diberlakukan tentunya akan mengancam NKRI dengan menumbuhkan radikalisme lewat sekolah,” ungkap Husnah dalam orasinya.

Mahasiswi asal UIN (Universitas Islam Negeri) Surabaya ini mengatakan sistem pendidikan nasional hingga kini masih berorientasi pengembangan anak didik dalam segi kognitif semata. “Sementara aspek afektif dan psikomotorik belum bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut mahasiswa PMII Jatim juga mempersoalkan masih adanya pungli di sekolah, juga tindakan amoral dari pendidik dan bullying yang masih menjamur. (Setya/IwanS)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close