Kamis, Mei 26, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Tolak FDS, PMII Jatim Gelar Aksi di DPRD Jatim

Baca Juga

SURABAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, menggelar aksi di depan DPRD Jatim, Rabu (16/8). Dalam aksi tersebut mereka menolak diberlakukannya Full day school (FDS) di Indonesia.

Menurut salah satu peserta aksi, Siti Husnah, penerapan FDS akan berbenturan dengan kekayaan dan kearifan lokal di setiap daerah yang telah menyelenggarakan pendidikan.

“Di Jatim ini keberadaan madrasah diniyah (madin) merupakan sekolah pendidikan yang utama. Dimana untuk memahami agama perlu secara utuh. Namun jika FDS diberlakukan tentunya akan mengancam NKRI dengan menumbuhkan radikalisme lewat sekolah,” ungkap Husnah dalam orasinya.

Mahasiswi asal UIN (Universitas Islam Negeri) Surabaya ini mengatakan sistem pendidikan nasional hingga kini masih berorientasi pengembangan anak didik dalam segi kognitif semata. “Sementara aspek afektif dan psikomotorik belum bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut mahasiswa PMII Jatim juga mempersoalkan masih adanya pungli di sekolah, juga tindakan amoral dari pendidik dan bullying yang masih menjamur. (Setya/IwanS)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close