Selasa, Juni 2, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Indonesia Dapat Tawaran Beasiswa Nonreligi dari Arab Saudi

Baca Juga

JAKARTA – Kementerian  Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendapatkan tawaran beasiswa dari Pemerintah Arab Saudi. Beasiswa tersebut digunakan untuk pendidikan tingi nonreligi. Khususnya bisa sains dan enginnering. Tawaran dari Arab Saudi ini digunakan bagi 200-250 calon mahasiswa Indonesia.

“Kami  akan meminta tambahan jika memang kuota yang diberikan itu kurang,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Jakarta, Rabu (1/3). Menurutnya saat ini baru 25 kuota yang dimanfaatkan. Diharapkan,  peluang beasiswa dari Arab Saudi tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

Terkait kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Indonesia, kata Nasir, akan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama riset dan pendidikan tinggi Indonesia dan Arab. Khususnya pada bidang mineral dan material itu direncanakan akan berjang waktu tiga tahun sejak 2017.

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan duta besarnya di Jakarta untuk bisa mewujudkan kerja sama ini. Arab Saudi punya riset luar biasa di bidang mineral dan material,” kata menristekdikti.

Selama ini, menurut Nasir, masih ada anggapan masyarakat di Indonesia yang melihat pendidikan tinggi Arab Saudi tertinggal. Akibatnya, sejumlah kalangan masih enggan memanfaatkan fasilitas beasiswa tersebut. Namun setelah mereka datang dan melihat ke Arab Saudi ternyata fasilitas dan riset mereka berkembang dengan baik.

Menurut Nasir, perguruan tinggi Arab Saudi dalam 10 tahun lalu memang masih di bawah Indonesia. Namun pada 2016, posisi mereka ada di peringkat 225. Bahkan saat ini berada di posisi 181 dari 500 perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Kerja keras mereka luar biasa. Makanya kita ingin bekerja sama di bidang pendidikan tinggi maupun riset, khususnya di bidang mineral dan material ini,” lanjutnya.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close