Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mendikbud: Reformasi Pendidikan Harus Fokus Pada Penguatan Karakter

Baca Juga

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan reformasi pendidikan harus fokus pada penguatan pendidikan karakter dan pemerataan pendidikan berkualitas yang menjangkau daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

” Pendidikan harus mengedepankan aspek-aspek kebinekaan sebagai kekayaan bangsa Indonesia dan menghadirkan negara dalam menangani pendidikan sampai ke seluruh pelosok Tanah Air. Ini juga menjadi bagian dari tugas revolusi mental,” ujar Mendikbud di Jakarta, Kamis (17/8).

Dalam reformasi pendidikan, kata Mendikbud, pemerintah juga memperkuat peran sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat sebagai rumah inovatif tempat anak-anak membangun pikiran, mematangkan jiwa, dan mewujudkan kreativitasnya.

“Melalui gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) marilah kita percepat pembangunan reformasi pendidikan yang merata dan berkualitas,” pesan Mendikbud.

Selain itu, Kemdikbud melakukan revitalisasi pendidikan kejuruan, dengan melakukan inovasi pada penyesuaian kurikulum yang dinamis, serta bersinergi dengan dunia industri dan dunia usaha.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close