Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mendikbud: Reformasi Pendidikan Harus Fokus Pada Penguatan Karakter

Baca Juga

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan reformasi pendidikan harus fokus pada penguatan pendidikan karakter dan pemerataan pendidikan berkualitas yang menjangkau daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

” Pendidikan harus mengedepankan aspek-aspek kebinekaan sebagai kekayaan bangsa Indonesia dan menghadirkan negara dalam menangani pendidikan sampai ke seluruh pelosok Tanah Air. Ini juga menjadi bagian dari tugas revolusi mental,” ujar Mendikbud di Jakarta, Kamis (17/8).

Dalam reformasi pendidikan, kata Mendikbud, pemerintah juga memperkuat peran sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat sebagai rumah inovatif tempat anak-anak membangun pikiran, mematangkan jiwa, dan mewujudkan kreativitasnya.

“Melalui gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) marilah kita percepat pembangunan reformasi pendidikan yang merata dan berkualitas,” pesan Mendikbud.

Selain itu, Kemdikbud melakukan revitalisasi pendidikan kejuruan, dengan melakukan inovasi pada penyesuaian kurikulum yang dinamis, serta bersinergi dengan dunia industri dan dunia usaha.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close