Sabtu, Desember 5, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mahasiswa ITB Berhasil Kembangkan Inkubator Jinjing

Baca Juga

BANDUNG – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil mengembangkan inkubator jinjing sebagai solusi evakuasi korban bencana alam untuk bayi.

Inovasi inkubator jinjing itu dicetuskan oleh Amanda Putri (Teknik Fisika 2014), Amin Yahya (Teknik Fisika 2014), Ismail Faruqi (Teknik Fisika 2014), Isra Ramadhani (Teknik Kimia 2014), serta Dzatia Muti (Desain Produk 2014), seperti dilansir di laman itb.ac.id, Selasa (15/8).

“Ini adalah sebuah inkubator berbentuk tas gendong yang memiliki fungsi menghangatkan dan memberikan udara yang bersih layaknya inkubator,” kata salah seorang penggagas Ikbubator Jinjing Amanda Putri.

Indonesia memang terkenal rawan bencana, baik bencana alam maupun bencana wabah yang menyebabkan korban berjatuhan dan tak jarang di antara korban tersebut adalah bayi berusia hingga satu bulan, yang notabene rentan pada lingkungan ekstrem dan partikel berbahaya pascabencana.

Proses evakuasi untuk korban-korban bayi acapkali mengesampingkan aspek-aspek yang sensitif tersebut sehingga bayi dievakuasi hanya menggunakan kain yang diikatkan kepada tubuh evakuator dan bayi itu sendiri seperti gendongan bayi pada umumnya.

Akibatnya, sekitar setengah dari total jumlah korban pascabencana adalah bayi.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kitab Kuning, (Apakah) Sudah Terlupakan?

Ada banyak nama sebagai sebutan lain dari kitab yang menjadi referensi wajib di pesantren ini disebut “kitab kuning” karena memang kertas yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut berwarna kuning.

Berita Terkait

close