Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Pengenalan Pendidikan Sejak Dini, Awal Pembentukan Karakter Anak

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018, merupakan momen khusus dimana orang tua maupun keluarga mengenalkan dunia pendidikan pada anak sejak dini. Hal ini diungkapkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia, Jatim Drs. Ichwan Sumadi.

Pentingnya pengenalan dunia pendidikan sejak dini, sebagai pondasi awal untuk membentuk suatu karakter anak melalui hal positif, maka orang tua harus turut bertanggung jawab dalam hal tersebut.

“Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya guru, melainkan tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan keluarga,” ujar Ichwan saat dikonfirmasi SERUJI, Rabu (2/5).

Dijelaskan oleh Ichwan, pentingnya membangun pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga, karena pondasi awal perlu dimulai dari lingkungan luar sekolah yakni keluarga.

“Ketika pondasi awal karakter anak dimulai dari keluarga, maka pihak pendidik hanya mengembangkan dan menebar pilihan karakter anak tersebut,” terangnya.

Namun jika keluarga besar belum membekali dengan baik, lanjut Ichwan nantinya akan sulit membiasakan melakukan hal baik di sekolah, karena pendidikan harus dimulai sejak dini .

“Pendidikan memang harus dimulai sejak dini, misalnya ketika anak masih didalam kandungan, sudah mengawali proses pendidikan, dalam ilmu kesehatan anak yang masih dalam kandungan sudah didengarkan musik yang merdu mendayu-dayu dan ayat Al-Quran,” ujarnya. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close