Selasa, Februari 18, 2020
  • Universitas
  • TV Literasi

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Baca Juga

PEKALONGAN – Sebanyak 14 dosen IAIN Pekalongan dinyatakan lolos sebagai nominee penerima bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Agama tahun anggaran 2020. Para nominee tersebar ke dalam 5 (lima) klaster yang berbeda.

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Rektor IAIN Pekalongan Dr H Ade Dedi Rohayana, MAg turut bersyukur dan mengucapkan selamat kepada para dosen yang proposalnya masuk dalam nominasi penerima bantuan dana hibah dari Kemenag pusat tahun anggaran 2020.

Ade berharap para nominee dari IAIN Pekalongan akan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kajian keislaman, serta membawa nama baik institusi di tingkat nasional dan mancanegara.

“Dosen-dosen IAIN Pekalongan harus terus mengasah kemampuan diri, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi karya ilmiah,” pesannya.

Nama-nama nominee dari IAIN Pekalongan tersebut adalah Tri Astutik Haryati dan Miftahul Ula (Klaster Penelitian Kolaborasi Internasional), Nanang Hasan Susanto dan Ani (Klaster Penelitian Terapan Internasional), Arif Hasanul Muna, Hasan Suaidi, dan Ambar Hermawan (Klaster Penelitian Tahun Jamak).

Selanjutnya, Susminingsih, Rinda Asytuti, dan Imam Hanafi (Klaster Penelitian Tahun Jamak), Ahmad Fauzan (Klaster Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional), Muhlisin dan Muhammad Jauhari Sofi (Klaster Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional), dan Ningsih Fadhilah (Klaster Peningkatan Kualitas Jurnal Bereputasi Internasional).

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr H Muhlisin MAg juga menyampaikan selamat kepada seluruh dosen yang berhasil masuk sebagai nominee.

Muhlisin berharap agar para nominee dapat menginspirasi dosen-dosen lain di lingkungan IAIN Pekalongan untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang penelitian dan pengabdian, terutama melalui kolaborasi internasional.

“Produk penelitian dan pengabdian tersebut diharapkan juga bisa terbit di jurnal nasional atau internasional bereputasi,” katanya.

Menurutnya, pengembangan kompetensi ini sangat penting sebagai upaya akselerasi pencapaian visi dan misi kampus.

Dirjen Pendis Kemenag RI pada tahun 2019 ini membuka pendaftaran Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk 16 (enam belas) Klaster Pusat. Bantuan ini dikompetisikan secara terbuka untuk dosen-dosen di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia.

Dari seluruh pendaftar yang mengikuti seleksi proposal untuk 16 Klaster Pusat, sebanyak 319 peserta dinyatakan lolos sebagai nominee penerima bantuan anggaran tahun 2020.

Selanjutnya, para nominee akan mengikuti kegiatan Annual Conference on Research Proposal (ACRP) yang diselenggarakan pada tanggal 17-19 September 2019 di Hotel Horison Grand Serpong Tangerang, Banten.

Kegiatan ACRP ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas para nominee sebelum mereka memulai penelitian, publikasi, atau pengabdian kepada masyarakat. Mereka akan mempresentasikan proposal kegiatan di hadapan para penguji atau reviewer.

Annual Conference ini rencananya akan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan para pejabat tinggi di Kemenag Pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Mulai 2020, Dana BOS Tidak Boleh Lagi Digunakan Untuk Gaji Guru Honorer

Hal itu dilakukan pemerintah, jelas Muhadjir, karena menimbulkan masalah bagi sekolah yang fasilitas operasionalnya tidak terpenuhi akibat BOS banyak terpakai untuk membayar gaji guru honorer.

Berita Terkait

close