Selasa, Desember 7, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Gubernur Bangga Jabar Punya Banyak Pondok Pesantren

Baca Juga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan menyatakan bangga di Jabar memiliki banyak pondok pesantren yang memberikan kontribusi positif dalam kehidupan manusia dan membangun peradaban yang seimbang.

“Kami juga bergembira ternyata pesantren terbesar dan terbanyak ada di Provinsi Jawa Barat,” kata Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan Rapat Koordinasi Pimpinan Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Darul Arqam, Kabupaten Garut, Selasa (18/10).

Pria yang akrab disapa Aher ini menuturkan, Provinsi Jabar memiliki 12 ribuan pondok pesantren tersebar di berbagai kota/kabupaten, salah satunya Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam di Kabupaten Garut.

Sebelumnya, kata Aher, ada penilaian bahwa pondok pesantren terbanyak ada di Jawa Timur, tetapi hasil sensus ternyata ada di Jabar.

“Selama ini paling banyak di Jatim, ternyata pemahaman tersebut tidak tepat karena ketika kita menyensus di Jabar ternyata dua kalinya,” katanya.

Ia menyampaikan, keberadaan pesantren telah memberikan sesuatu kebaikan dan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia umumnya, khususnya di Jabar.

Menurut Aher, pesantren memiliki cara pendidikan yang khas dalam membangun kehidupan secara seimbang antara dunia dan akhirat.

“Pesantren memiliki cara pendidikan yang khas, dalam kehidupan ini harus ada kesimbangan dunia dan akhirat,” katanya.

Ia menambahkan, pesantren telah memajukan umat secara jasmaninya maupun cara berpikir secara keilmuannya serta peradaban yang seimbang.

“Peradaban akan hadir di sebuah negeri apabila ada kesimbangan,” katanya. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close