Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Wali Kota Ingatkan Orang Tua Ajarkan Anak Pendidikan Agama

Baca Juga

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengingatkan para orang tua untuk mengajarkan pendidikan agama kepada anak sebagai benteng dari pergaulan negatif.

“Ajak anak-anak kita salat berjamaah. Pemerintah Kota Tangerang pun telah memiliki program Tangerang mengaji dan salat berjamaah di Masjid,” paparnya dalam acara sosialisasi pola asuh orang tua terhadap Siswa SD Kelas 1-6 yang diikuti oleh 280 orang tua siswa se-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Larangan.

Dikatakannya, orang tua harus memberikan pendidikan dan asuhan kepada anak. Pasalnya, peranan orangtua sangat menentukan dalam pengembangan pola pikir sang buah hati.

“Peranan orang tua dalam mendidik dibutuhkan bagi anak. Dan, orangtua perlu berkreasi dalam mengasuh anak sehingga anak akan mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.

Wali Kota pun mengingatkan agar para orang tua dapat membuka wawasannya tentang pola mendidik anak dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

“Pola pendidikan kita harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan jaman agar bisa sesuai dengan apa yang diinginkan oleh anak-anak,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman menerangkan, sosialisasi dilakukan agar orang tua dapat memberikan bimbingan yang lebih intensif bagi anak. Sehingga pola pikir maupun karakteristik anak dapat terbangun dengan baik.

Abduh menambahkan, keluarga merupakan lingkungan yang pertama bagi anak dapat berinteraksi. Pengaruhnya sangat besar dalam pembentukan dan perkembangan kepribadian. Banyak faktor dalam keluarga yang ikut berpengaruh dalam proses perkembangan anak.

“Salah satu faktor dalam keluarga yang memiliki peran dalam pembentukan dan perkembangan kepribadian anak adalah pola asuh yang diterapkan orangtua,” jelasnya. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close