Selasa, Desember 7, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Universitas Widya Mandala Ajak Mahasiswa Jepang dan Taiwan Membatik

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Rombongan delegasi asal Jepang dan Taiwan hari ini, Kamis (8/2), bertandang ke beberapa laboratorium di setiap jurusan di Univesitas Widya Mandala (UWM) Surabaya.

Rombongan itu terdiri dua orang mahasiswa dan satu dosen asal Osaka Institute Of Technology (OIT) Jepang dan lima mahasiswa National Taiwan University Of Science and Technology (NTUSY).

Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Widya Mandala, Erlyn Erawan mengatakan kedatangan mereka untuk menunaikan kerjasama antara kampus dengan NTUST dan OIT dalam melaksanakan sistem pembelajaran Problem Bases Learning (PBL), salah satunya membatik dengan pewarna alami.

“Kita ajak mereka untuk membatik dengan bahan pewarna bebas limbah, hal ini sebagai bentuk pengenalan kerajinan tangan Indonesia kepada mereka,” ungkapnya saat memberi sambutan, Kamis (8/2).

Erlyn Erawan mengatakan pihaknya memberi teknik cara membatik yang benar dan menerapkan pewarna alam, karena sejauh ini dirinya menilai banyak perajin batik menggunakan pewarna bahan kimia.

“Penerapan ini hanya sebagai perbandingan saja antara pewarna kimia dan alam, sementara pengenalan dengan pewarna alam sebagai bukti jika tumbuhan di Indonesia mampu menghasilkan warna untuk membatik,” jelasnya.

Kunjungan ini yang kedua kalinya sejak PBL diadakan dan namun tahun lalu, hanya diajak untuk mabuk durian, kali ini mengenalkan betapa indah kesenian batik Indonesia ini. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Wow! Belum Sebulan, Buku “Mantappu Jiwa” Jerome Polin Sudah Terjual 20 Ribu Eksemplar

Buku 'Mantappu Jiwa' berisi catatan-catatan Jerome yang gigih memperjuangkan pendidikan sampai mendapat beasiswa penuh program sarjana Mitsui Bussan di Waseda University, Jepang.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close