Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Tingkatkan Akreditasi, Menristekdikti Imbau PTS Bergabung

Baca Juga

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengimbau pengurus yayasan yang memiliki perguruan tinggi swasta lebih dari satu dan mengalami kesulitan meningkatkan akreditasi agar segera bergabung.

“Perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah beberapa kali mengupayakan peningkatan akreditasi C ke B namun tidak juga memenuhi persyaratan sebaiknya bergabung dengan PTS lain terutama dari satu yayasan sehingga bisa lebih baik,” kata Menristekdikti pada pembukaan Rapat Kerja Pimpinan PTS se-Kopertis Wilayah II Sumbagsel dan sosialisasi Asian Games 2018 di Griya Agung Palembang, Jumat (6/4) malam.

Menurut dia, berdasarkan fakta penggabungan PTS di berbagai daerah cukup efektif untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan itu dan bisa dengan mudah memenuhi persyaratan untuk mengajukan ulang peningkatan akreditasi.

“Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya PTS yang akreditasinya C, untuk mempercepat peningkatan kualitas lembaga pendidikan tinggi di negara ini akan dilakukan pendampingan oleh tenaga ahli dari Kemenristekdikti,” ujarnya.

Dia menjelaskan, PTS yang sulit meningkatkan akreditasi jangan memaksakan diri untuk bertahan dengan kondisi tersebut, pengelola yayasannya harus segera mencarikan solusi yang terbaik dan menentukan sikap menggabungkan beberapa lembaga pendidikan yang dimiliki atau bergabung dengan lembaga pendidikan milik yayasan lain yang bisa diajak kerja sama memperbaiki kualitas akreditasi.

Sedangkan PTS yang memiliki kemampuan memperbaiki akreditasinya dari C ke B bahkan yang telah terakteditasi B oleh BAN-PT akan dibantu melakukan peningkatan akreditasi ke tingkat yang lebih tinggi.

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah II Sumbagsel Slamet Widodo menyatakan hingga 2018 ini masih banyak perguruan tinggi swasta di wilayah kerjanya meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung yang nilai akreditasinya cukup (C).

“Sekarang sekitar 40 persen PTS di wilayah kerjanya memiliki akreditasi dengan nilai C. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan dan perlu dilakukan berbagai upaya peningkatannya,” ujarnya.

Untuk meningkatkan akreditasi minimal nilainya baik (B), pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap PTS dan mendorong melakukan akreditasi ulang (reakreditasi) bahkan bila perlu didorong untuk merger jika tidak memungkinkan bisa ditingkatkan lagi kualitas dan fasilitas pendukungnya.

Selain berupaya mendorong perguruan tinggi swasta di wilayah kerjanya meningkatkan akreditasi program studi, pihaknya juga berupaya mendorong mengajukan akreditasi institusi.

Akreditasi institusi penting dimiliki oleh PTS karena sebagai petunjuk lembaga pendidikan memiliki fasilitas pendukung proses belajar mengajar dan sumber daya manusia yang memadai, ujar Widodo. (Ant/SU03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close