Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Tim Olimpiade Sains Tingkat SMP Indonesia Raih Dua Emas dan Tiga Perak

Baca Juga

DENHAAG, SERUJI.CO.ID – Tim Olimpiade Indonesia berhasil meraih dua emas dan tiga perak pada ajang pertandingan bidang sains untuk kelompok usia SMP “International Junior Science Olympiad (IJSO) di Arnhem, Nederland sejak 3 sampai 12 Desember lalu.

“Olimpiade sains merupakan ajang pertandingan bidang sains untuk kelompok usia SMP dan pada awalnya diinisiasi oleh Indonesia sebagai penyelenggara pertama 2004,” kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Bambang Hari Wibisono, London, Rabu (13/12).

Dikatakannya olimpiade sains tingkat internasional memasuki periode ke-14 yang diikuti 300 orang dari 50 negara dan Indonesia mengirim lima peserta.

Kelima peserta Indonesia mendapat dua emas diraih Wilsen Chandra Putra dari SMP Sutomo 1 Medan dan Peter Addison Sadhani siswa SMP Santo Aloysius 1 Bandung, sementara tiga medali perak diraih Lugas Firdinand Hamdi dari MTsN 1 Kota Malang, Steven William dari SMP Petra 1 Surabaya dan Carin Abbie Reyhani dari SMPN 111 Jakarta.

Kelima peserta merupakan hasil seleksi di Indonesia, melalui beberapa tahap, termasuk tahap terakhir yang berupa Olimpiade Sains Nasional (OSN), yang diikuti dengan proses pembinaan.

Mulai dari proses seleksi hingga keberangkatan tim, didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Direktorat SMP, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurut Bambang Hari Wibisono, dibandingkan dengan peserta dari negara lain yang mampu meraih medali emas lebih banyak, peserta dari Indonesia masih perlu persiapan, baik penguasaan teori, maupun melakukan eksperimen.

“Dua komponen kompetisi selama olimpiade internasional tersebut adalah teori dan praktik,” katanya.

Olimpiade sains tahun ini, bertema “water and sustainability” sesuai dengan potensi yang ada di Belanda, yaitu pengelolaan sumberdaya air.

Penyediaan air bersih untuk berbagai kebutuhan hidup merupakan isu utama yang dibahas, khususnya dalam menghadapi isu-isu perubahan iklim.

Pada acara penutupan diumumkan tuan rumah penyelenggaraan IJSO ke-15 adalah Bostwana. (Ant/SU03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close