Jumat, November 27, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Tiga Menteri Resmikan Politeknik Ketenagakerjaan

Baca Juga

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Tiga Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK menghadiri peresmian Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Jalan Guntur Raya No. 1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, pada Jumat (27/10).

Selain Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri, dua menteri lainnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Asman Abnur dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MenRistekDikti) Mohammad Nasir.

Dalam sambutannya Menaker Hanif Dakhiri mengatakan tantangan ketenagakerjaan ke depan yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang profesional di bidang Ketenagakerjaan.

“Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Kemenaker perlu membangun Politeknik yang spesifik pada aspek Ketenagakerjaan,” ujar Hanif.

Sebagai jembatan emas dalam menyiapkan tenaga profesional dan handal, Hanif mengatakan Polteknaker mengemban tugas yang mulia dan bermakna, untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang kompeten dan mampu bersaing di era perdagangan bebas, khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Untuk mendukung hal tersebut, terang Hanif, Politeknik Ketenagakerjaan membuka tiga program studi yang dikembangkan yakni program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Relasi Industri, dan Manajemen Sumber Daya Manusia.

“Saya mengapresiasi besarnya animo masyarakat masuk Politeknik Ketenagakerjaan. Hal ini terbukti dengan kuota kebutuhan mahasiswa yang hanya 90 orang, tapi diperebutkan oleh 2.605 orang,” ujarnya.

Tujuan dari pendirian Politeknik ini sebagai bentuk perwujudan Pemerintah dalam rangka mendukung Nawacita ke-6 (Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia) dan Nawa Kerja Ketenagakerjaan ke-2 (Percepatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja), oleh karenanya jajaran Kementerian Ketenagakerjaan dengan segenap tenaga dan pikiran membangun Politeknik Ketenagakerjaan.

“Politeknik ini sebagai bentuk jawaban dari kebutuhan kalangan stakeholders yang menginginkan adanya sumber daya manusia yang handal, terampil, kompeten, siap pakai, dan siap kerja,” tutur Hanif.

Ia pun berharap dalam beberapa tahun ke depan, Polteknaker ini dapat menjadi salah satu lembaga pendidikan penghasil SDM profesional pada aspek ketenagakerjaan, yang mampu menjadi 20 besar Politeknik di tingkat global.

”Sekali lagi saya menghimbau agar dunia usaha atau industri dapat bersama-sama kami dalam mewujudkan keinginan tersebut,” ujarnya.

Kepada para mahasiswa baru, Menaker Hanif selain mengucapkan selamat atas diterimanya menjadi mahasiswa Polteknaker Angkatan I, dirinya pun berharap para mahasiswa dapat mengikuti seluruh kegiatan pendidikan dengan baik dan mampu mencapai prestasi yang maksimal dengan cara bekerja, berdedikasi, jujur, untuk menjadi profesional. (Satria/SU02)

Terpopuler

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Berita Terkait

close