Selasa, Juni 2, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

SMPN 1 Sidoarjo Bantah Wajibkan Beli Seragam di Sekolah Saat Daftar Ulang

Baca Juga

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Sidoarjo menegaskan bahwa pendaftaran penerimaan siswa baru di sekolah tersebut bagi yang telah lolos dari seleksi PPDB online, tidak dikenakan biaya apapun.

“Siswa hanya mendaftar ulang saja. Jadi gratis. Tidak dipungut biaya,” kata Humas SMPN 1 Sidoarjo, Aris Setiawan saat ditemui SERUJI, Kamis (28/6).

Dijelaskan juga oleh Aris bahwa pendaftaran ulang siswa baru di sekolah favorit yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat ini, cukup hanya dengan membawa tanda bukti diterima PPDB Online dan sejumlah dokumen lain.

“Yang dibutuhkan hanya foto copy kartu keluarga dan menunjukkan aslinya, foto copy rapor kelas 4,5 dan 6 dan menunjukkan aslinya, foto copy SKHUN dan menunjukkan aslinya, foto copy kartu peserta USBN, foto copy akte lahir, foto copy bukti pendaftaran, serta print out NISN,” jelasnya.

Baca juga: SMPN 1 Sidoarjo Bantah Adanya “Pagu Siluman” dalam Penerimaan Siswa Baru

Selain itu, menjawab berbagai isu yang beredar di kalangan orang tua siswa yang anaknya diterima di SMPN 1 berupa kewajiban membeli seragam di Sekolah dan menyediakan uang saat pendaftaran, juga dibantah oleh Aris.

“Untuk keperluan siswa, seperti seragam dan lain-lain, tidak wajib beli di sekolah. Siswa diberi kebebasan (beli) di koperasi atau beli di luar. Jadi tidak wajib beli di sekolah. Sekolah tidak mewajibkan,” ungkapnya.

Untuk tahun ini SMPN 1 Sidoarjo mengalami peningkatan jumlah kelas dari tahun sebelumnya yang hanya 7 kelas menjadi 11 kelas. Dimana di setiap kelas akan diisi oleh maksimal 32 siswa. (Nia/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close