Selasa, Juni 2, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Sistem Rekrutmen Guru Salah Satu Penyebab Kasus Kekerasan Pada Siswa

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Dewan Pendidikan Surabaya (DPS), Martadi mengatakan bahwa kasus kekerasan pada siswa dapat terjadi karena banyak aspek, salah satunya sistem rekrutmen terhadap guru.

Hal ini disampaikan Martadi menyikapi kasus pencabulan yang dilakukan seorang guru SD swasta di Surabaya yang berinisial MSH, kepada siswanya sendiri.

“Kasus kekerasan pada siswa terjadi karena berbagai aspek, seperti sistem seleksi saat rekrutmen guru yang kurang tepat. Maka hal ini bisa memicu perilaku menyimpang yang dilakukan guru terhadap siswa, karena kedekatan antara guru dan siswa terbilang sangat dekat,” kata Martadi saat dikonfrimasi SERUJI, Jumat (23/2).

Untuk mengatasi agar peristiwa tersebut tidak terulang kedepannya, DPS, kata Martadi, merekomendasikan agar sistem rekrutmen guru dilakukan lebih konprehensif.

“Saya rasa sebelum terjadi kekerasan pada siswa (kembali), Dinas Pendidikan perlu mengoptimalkan penerapan sistem rekrutmen guru, lewat psikotes atau psikologi dengan parameter-parameter yang ketat,” tuturnya.

Baca juga: Guru Diduga Cabuli 65 Muridnya, Kapolda: Hukum Berat

Selain itu, lanjutnya, keterlibatan orang tua untuk ikut bersama mengawal dan mendeteksi perilaku anak sangat diperlukan, supaya orang tua bisa mengenali perubahan perilaku ketika ada hal yang terjadi pada anak.

Baca juga: Prihatin Kasus Pencabulan Guru ke Siswa, Berikut Rekomendasi Dewan Pendidikan Surabaya

“Perilaku anak bisa berubah jika anak itu mengalami sesuatu. Selain orang tua, Pihak guru dan Wali Kelas wajib mengenali perubahan perilaku anak, jika ada yang terjadi, segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close