Minggu, Oktober 17, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Sekolah Dasar di Sleman Kenalkan Siswanya Tanaman Obat Keluarga

Baca Juga

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Di era serba digital, tak banyak anak yang mengenal berbagai macam tanaman obat keluarga (TOGA). Untuk kembali mengenalkan anak jenis dan manfaat TOGA, SD Muhammadiyah Condong Catur, Sleman, menggelar aksi bercocok tanam TOGA bersama siswa-siswanya, Kamis (16/11).

Aksi edukasi tanaman obat keluarga ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 SD Muhammadiyah Condong Catur.

“Hari ini siswa kelas 1-3, besok Jumat kelas 4-6,” tutur Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Condong Catur, Sulasmi kepada SERUJI, Kamis (16/11).

Siswa-siswi membawa tanaman obat keluarga dari rumah masing-masing dalam bentuk pot. Kemudian tanaman obat keluarga tersebut diletakkan di halaman belakang SD Muhammadiyah Condong Catur.

Laboratorium tanaman obat keluarga ini sebagai sarana belajar untuk siswa.

Aksi edukasi TOGA ini dalam rangka jelang launching Laboratorium Tanaman Obat yang akan diselenggarakan Sabtu besok di halaman SD Muhammadiyah Condong Catur.

Rencanannya, launching besok Sabtu sekaligus untuk meresmikan gazebo literasi dan lapangan panahan.

Lapangan panahan ini nantinya akan digunakan untuk tempat latihan ekstrakulikuler panahan di SD Muhammadiyah Condong Catur.

“Launching nanti kita akan mengundang majelis Dikdasmen PDM Sleman, Kepala UPT dan Pengawas Kecamatan Depok,” pungkasnya. (Hanif/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close