Jumat, November 27, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Sekolah Dasar di Sleman Kenalkan Siswanya Tanaman Obat Keluarga

Baca Juga

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Di era serba digital, tak banyak anak yang mengenal berbagai macam tanaman obat keluarga (TOGA). Untuk kembali mengenalkan anak jenis dan manfaat TOGA, SD Muhammadiyah Condong Catur, Sleman, menggelar aksi bercocok tanam TOGA bersama siswa-siswanya, Kamis (16/11).

Aksi edukasi tanaman obat keluarga ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 SD Muhammadiyah Condong Catur.

“Hari ini siswa kelas 1-3, besok Jumat kelas 4-6,” tutur Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Condong Catur, Sulasmi kepada SERUJI, Kamis (16/11).

Siswa-siswi membawa tanaman obat keluarga dari rumah masing-masing dalam bentuk pot. Kemudian tanaman obat keluarga tersebut diletakkan di halaman belakang SD Muhammadiyah Condong Catur.

Laboratorium tanaman obat keluarga ini sebagai sarana belajar untuk siswa.

Aksi edukasi TOGA ini dalam rangka jelang launching Laboratorium Tanaman Obat yang akan diselenggarakan Sabtu besok di halaman SD Muhammadiyah Condong Catur.

Rencanannya, launching besok Sabtu sekaligus untuk meresmikan gazebo literasi dan lapangan panahan.

Lapangan panahan ini nantinya akan digunakan untuk tempat latihan ekstrakulikuler panahan di SD Muhammadiyah Condong Catur.

“Launching nanti kita akan mengundang majelis Dikdasmen PDM Sleman, Kepala UPT dan Pengawas Kecamatan Depok,” pungkasnya. (Hanif/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Berita Terkait

close