Jumat, Mei 27, 2022
  • TV Literasi

Ribuan Penari Tampilkan Tari Dolalak di Alun Alun Purworejo

Baca Juga

PUWOREJO – Sekitar 6.000 lebih penari Dolalak dari berbagai usia di Kabupaten Purworejo tampil bareng dalam pagelaran Dolalak massal di Alun-alun besar Purworejo.

Pagelaran ini sekaligus menunjukkan eksistensi seni tradisional asli Purworejo ini yang akan segera dikukuhkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Pengukuhan Dolalak sebagai seni tradisional warisan budaya tak benda ini telah dijadwalkan pada 18 Oktober mendatang,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Purworejo Agung Wibowo AP di sela-sela pagelaran Dolalak massal, Sabtu (14/9) sore.

Dalam pagelaran Dolalak massal ini melibatkan para penari dari pelajar tingkat SD, hingga SLTA dan umum. Juga kelompok sanggar kesenian, grup Dolalak dari berbagai desa dan lainnya.

Bahkan, sebagian dari prajurit Kodim 0708 juga ikut ambil bagian. Begitupun para pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo dan Forkopinda juga ikut turun lapangan dan menari bersama dengan durasi sekitar 20 menit ini.

Pagelaran ini sempat menarik perhatian warga masyarakat dan menjadi tontonan segar bagi warga yang memadati seputar Alun-alun besar Purworejo.

Tarian Dolalak saat ini sudah berkembang pesat bahkan sudah menjadi brand image Kabupaten Purworejo. Hal ini tidak luput dari peran Pemkab Purworejo yang terus mengembangkan dan melestarikan kesenian ini.

“Bahkan di setiap event tingkat nasional, kesenian Dolalak selalu tampil sebagai suatu kesenian yang unik,” kata Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM.

SumberKRJogja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close