Senin, Juni 1, 2020
  • TV Literasi

Ribuan Penari Tampilkan Tari Dolalak di Alun Alun Purworejo

Baca Juga

PUWOREJO – Sekitar 6.000 lebih penari Dolalak dari berbagai usia di Kabupaten Purworejo tampil bareng dalam pagelaran Dolalak massal di Alun-alun besar Purworejo.

Pagelaran ini sekaligus menunjukkan eksistensi seni tradisional asli Purworejo ini yang akan segera dikukuhkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Pengukuhan Dolalak sebagai seni tradisional warisan budaya tak benda ini telah dijadwalkan pada 18 Oktober mendatang,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Purworejo Agung Wibowo AP di sela-sela pagelaran Dolalak massal, Sabtu (14/9) sore.

Dalam pagelaran Dolalak massal ini melibatkan para penari dari pelajar tingkat SD, hingga SLTA dan umum. Juga kelompok sanggar kesenian, grup Dolalak dari berbagai desa dan lainnya.

Bahkan, sebagian dari prajurit Kodim 0708 juga ikut ambil bagian. Begitupun para pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo dan Forkopinda juga ikut turun lapangan dan menari bersama dengan durasi sekitar 20 menit ini.

Pagelaran ini sempat menarik perhatian warga masyarakat dan menjadi tontonan segar bagi warga yang memadati seputar Alun-alun besar Purworejo.

Tarian Dolalak saat ini sudah berkembang pesat bahkan sudah menjadi brand image Kabupaten Purworejo. Hal ini tidak luput dari peran Pemkab Purworejo yang terus mengembangkan dan melestarikan kesenian ini.

“Bahkan di setiap event tingkat nasional, kesenian Dolalak selalu tampil sebagai suatu kesenian yang unik,” kata Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM.

SumberKRJogja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close