Kamis, Oktober 1, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

PMII Unusida Gelar Diskusi Empat Pilar

Baca Juga

SIDOARJO – Puluhan mahasiswa memenenuhi aula Pusdiklat LP Ma’arif, Sidoarjo, Selasa (21/2). Mereka mengikuti diskusi 4 Pilar Kebangsaan yang  bertemakan  “Pancasila dan Bhinneka sebagai Perisai Pencegah Balkanisasi”. Acara ini digelar oleh PMII Universitas NU Sidoarjo (Unusida). Panitia juga membagikan  buku 4 Pilar kepada semua peserta yang hadir.

Haedar Wahyu, ketua pelaksana menyampaikan, pihaknya memberi kesempatan untuk seluruh pemuda Indonesia bisa merefleksikan 4 Pilar Kebangsaan .

“Menjadi warga negara yang baik bukan hanya mengaku aku Indonesia tapi bisa mengaplikasikan nilai-nilai dalam 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila,  Bhinneka Tunggal Eka,  NKRI, dan UUD 1945, ” cetusnya.

Acara ini dikonsep untuk menanam nilai-nilai pluralisme dengan mengundang organisasi kemahasiswaan, seperti  PMKRI Surabaya,  GMKI Surabaya, komunitas Budaya Jenggala Manik, dan Bara JP  Jatim.

Dalam sambutanya, Ketua PMII Sidoarjo Muhammad Mahmuda, memberikan apresiasi lebih untuk kader-kader  PMII  Lintang Songo Unusida yang tak pernah lelah mensyiarkan perdamaian untuk menjaga bumi pertiwi ini.

Acara ini diisi oleh staf ahli DPR RI Ahmad Hidayat yang dimoderatori Haris Haliq dari perwakilan PMII Sidoarjo. Dari kegiatan ini panitia berharap peserta bisa menyosialisasikan kepada masyarakat apa yang dihasilkan dalam kegiatan ini.

EDITOR: Rizky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kitab Kuning, (Apakah) Sudah Terlupakan?

Ada banyak nama sebagai sebutan lain dari kitab yang menjadi referensi wajib di pesantren ini disebut “kitab kuning” karena memang kertas yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut berwarna kuning.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close