Selasa, Desember 7, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

PKPU HI Goes to School, 700 Siswa SDIT Terlibat Simulasi Gempa dan Kebakaran

Baca Juga

TANGERANG SELATAN, SERUJI.CO.ID – Dalam upaya membangun ‘Generasi Sadar Bencana’ yang siap untuk selamat, Tim Disaster Risk Management (DRM) PKPU Human Initiative (PKPU HI) menyelenggarakan Kegiatan “Edukasi dan Simulasi Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran” yang melibatkan lebih dari 700 siswa-siswi, guru-guru dan perwakilan komite sekolah SDIT Auliya di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja komite sekolah dan sekolah serta dalam rangka mempersiapkan seluruh stakeholder untuk mengurangi risisko dari dampak yang mungkin akan terjadi,” terang Dian Kenamon selaku Kordinator Program Pengurangan Risiko Bencana PKPU Human Initiative.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini yakni 19 dan 20 Maret 2018, merupakan langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Di hari pertama, anak-anak mendapatkan edukasi pengenalan bencana oleh Tim DRM PKPU Human Initiative. Kemudian dilanjutkan edukasi kepada guru-guru dan perwakilan komite sekolah dengan materi yang lebih khusus mengenai bencana gempa bumi dan kebakaran beserta langkah penyelamatan diri serta materi pertolongan pertama untuk tim medis sekolah.

Di hari kedua, dilakukan simulasi gempa bumi dan kebakaran. Dalam melakukan simulasi gempa bumi, sejumlah tim disiagakan dan berperan sesuatu tugasnya masing-masing. Siswa-siswi diarahkan oleh guru kelas masing-masing untuk tidak panik dan melindungi diri terutama kepala dengan tas dan masuk kebawah meja pada sirine pertama yang menandakan terjadi gempa, kemudian berjalan dengan tenang dan tertib menuju lapangan terbuka pada sirine kedua yang menandakan gempa telah mereda.

Setelah semua siswa-siswi berkumpul di lapangan, dilanjutkan dengan simulasi kebakaran. Subur Rojinawi dan Tim Rescue PKPU HI memberikan simulasi cara memadamkan api dengan karung goni dan alat APAR yang baik dan benar. Sejumlah guru dan siswa nampak antusias mengikuti simulasi kebakaran ini. (PKPU/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Ombudsman: Sekolah Jual Seragam dan LKS ke Siswa Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Agus menegaskan bahwa jual beli seragam, buku pelajaran dan LKS yang dilakukan pihak sekolah merupakan mal administrasi, sebuah pelanggaran administrasi, juga dapat dikategorikan sebagai tindakan Pungutan Liar atau Pungli, yang dapat dikenakan sanksi pidana bagi pelakunya.

Walau Telah Berusia 71 Tahun, Gondo Berhasil Rampungkan Pendidikan S-2 di ITS

Tekad besar Soejoto untuk menuntut ilmu membawanya dalam tujuan yang diinginkan. Pria yang selalu ceria ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan resmi diwisuda di Graha Sepuluh Nopember ITS pada Ahad (15/9) kemarin.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Berita Terkait

close