Jumat, Mei 27, 2022
  • TV Literasi

PGRI Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Tidak Hanya Pembangunan Infrastruktur

Ichwan menyayangkan pemerintah saat ini terlalu fokus mengurusi pembangunan fisik, sehingga non fisik terabaikan.

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Hari Pendidikan Nasional adalah momen yang tepat untuk pemeritah memperhatikan nasib pendidikan di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PGRI Jatim Ichwan Sumadi.

“Saya mencontohkan di Indonesia ini hampir di semua Kabupaten/Kota di Jatim kekurangan guru tetap (PNS), justru sekolah yang kekurangan guru itu diisi dengan guru tidak tetap (GTT),” ujar Ichwan Sumadi kepada SERUJI, Rabu (2/5).

Ichwan menyayangkan pemerintah saat ini terlalu fokus mengurusi pembangunan fisik, sehingga non fisik terabaikan yakni terkait kurangnya guru tetap.

“Perlu ada guru GTT yang diangkat sebagai PNS, pemerintah harus bekerja imbang, antara pembangunan infrastuktur (fisik) dan kesejahteraan guru, kekurangan guru segera diisi dengan yang tetap,” terangnya.

Menurut Ichwan, pemerintah sejauh ini hanya terus menambah GTT di setiap sekolah yang kekurangan guru, padahal jika diperhatikan nasib GTT itu sangat memprihatinkan.

“Banyak mas, sekolah yang kekurangan guru, tapi hanya diisi GTT, padahal GTT ini kerja baik, namun tidak memperoleh perhatian khusus, jika mereka diangkat tentu mereka sejahtera, murid pun tidak kekurangan pengajar,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close