Selasa, Juni 2, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Perguruan Tinggi Didorong Akomodir Kebutuhan Penyandang Disabilitas

Baca Juga

SOLO, SERUJI.CO.ID – Seluruh perguruan tinggi harus mengakomodir kebutuhan fasilitas para penyandang disabilitas. Hal tersebut dikemukakan oleh Staf Ahli Bidang Akademik Kemenristek Dikti Paulina Panen di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/12).

Paulina mengungkapkan, nyatanya banyak perguruan tinggi yang belum melengkapi fasilitas penyandang disabilitas sesuai standar. “Usaha-usaha sudah dimulai tapi belum banyak di Indonesia,” ungkapnya.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain masalah perencanaan yang harus detail, pendanaan, dan partisipasi dari masyarakat yang masih minim.

“Masyarakat masih cenderung kalau punya anak disabilitas masih disembunyikan di rumah,” ujarnya.

Aturan mengenai pendidikan tinggi yang inklusif termuat dalam Permenrisetdikti Nomor 46 Tahun 2017 tentang pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus di perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi harus bisa mengembangkan pemahaman melawan diskriminasi berdasarkan perbedaan rasial, fisik dan intoleransi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal HAM Kemenkumham Mualimin Abdi menegaskan pendidikan adalah hak dasar yang melekat, termasuk bagi kelompok disabilitas.

Sejak tahun 2016, lanjutnya, terdapat peningkatan jumlah sekolah inklusif di jenjang SD hingga SMA.

Pemerintah telah melakukan sejumlah upaya seperti memberi bantuan pendidikan pada penyandang disabilitas, bekerja sama menyediakan infrastruktur bagi penyandang diaabilitas dan lain sebagainya.

“Dengan adanya UU mengenai disabilitas diharapkan kedepan para penyandang disabikitas memperoleh hak yang sama tanpa diskriminasi,” beber Mualimin. (Vita/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close