Minggu, Oktober 17, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Pendidikan Agama Tinggi Bukan Jaminan Tidak Melakukan Pelecehan Seksual

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sebagai lulusan Sekolah Tinggi di daerah Semampir, Surabaya, tidak menjamin seseorang seperti MSH (29), tidak melakukan pelecehan seksual.

Suryani, Pakar Psikologi Hukum dan Forensik UIN Sunan Ampel Surabaya, menegaskan tidak semua orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi bahkan dalam Ilmu Agama, selalu dianggap orang baik.

“Justru kebanyakan pelaku, orang yang melakukan perbuatan itu adalah orang yang punya background agama yang cukup tinggi, banyak sekali faktor yang mempengaruhi, salah satunya mungkin kekurangan dia berinteraksi pada sesamanya,” katanya pada SERUJI, Jumat (23/2).

Menurut ibu dua anak ini, pencabulan yang dilakukan MSH kepada 65 muridnya, bisa dilatarbelakangi oleh adanya pengalaman masa lalu yang pernah dialami si pelaku.

“Jika dia pernah mengalami pencabulan semacam itu berarti dia cenderung pengulangan, dia sebagai orang yang melakukan. Ada faktor pengalaman yang mendasari dia sehingga berbuat seperti itu,” jelasnya.

Perempuan asli lamongan itu mengatakan perlu adanya investigasi lebih dalam untuk membuktikan dugaan penyebab penyimpangan seksual yang dialami pelaku.

“Harus diinvestigasi dulu, latar belakang pribadinya, dan kecenderungan yang melekat pada si pelaku, kok dia suka pada laki-laki, perempuan kok nggak,” pungkasnya. (Luh/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close