Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Pemerintah Diharapkan Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honor

Baca Juga

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan dapat untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru honor yang selama ini sangat gigih mengajar siswa SD, SMP dan SMA yang ada di Tanah Air.

“Guru yang aktif memberikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada anak-anak Indonesia harus diapresiasi,” kata Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr Mutsyuhito Solin, M.Pd di Medan, Ahad (10/12).

Sudah saatnya, menurut dia, guru-guru yang memiliki komitmen cukup tinggi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa menjadi manusia yang pintar dan berkualitas, harus ditingkatkan kesejahteraan mereka.

“Apalagi, saat ini kemajuan zaman yang terus berkembang, mau tidak mau, putera-puteri terbaik Indonesia harus bisa mengikuti era globalisasi atau zaman milinium tersebut,” ujar Solin.

Ia mengatakan, hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran guru yang mengajar dan mendidik anak-anak di Tanah Air ini agar memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkembang.

Sebab, melalui pendidikan tersebut, dapat mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia dimata negara-negara dunia.

“Selain itu, melalui peningkatan pendidikan yang maju dan berkembang, Indonesia semakin dihargai, serta diperhitungkan di negara Asia mau pun dunia,” ucapnya.

Solin menyebutkan, sebahagian guru honor tersebut ada yang ditempatkan untuk mengajar di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Tingkat kesulitan guru yang melaksanakan tugas di daerah 3T itu, jauh berbeda dengan tenaga pendidik di perkotaan yang dapat memperoleh segala yang diperlukan.

Namun, sebaliknya guru yang mengajar di daerah terpencil itu, sulit untuk mendapatkan akses, misalnya tidak ada super market, transportasi yang sangat terbatas, dan sarana prasarana lainnya.

“Jadi, kesejahteraan dan kehidupan guru yang mengajar di daerah 3T tersebut, harus diperhatikan dan janganlah sampai dilupakan oleh pemerintah,” kata mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan itu. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close