Kamis, Mei 26, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Menristekdikti Minta Dosen Harus Tingkatkan Kualitas

Baca Juga

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan dosen-dosen dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) harus meningkatkan kualitasnya untuk mengembangkan pendidikan di perguruan tinggi NU.

“Seseorang itu kalau sudah berprofesi sebagai dosen harus berkualitas. Jangan sekadar jadi dosen, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas,” kata Nasir di Institut Agama Islam Darussalam, Desa Karangdoro, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (30/4).

Untuk menjadi dosen, kata Nasir, syarat utamanya jelas pendidikannya. Oleh karena itu, syarat menjadi dosen harus berpendidikan strata dua (S-2), kalau bisa malah strata tiga (S-3).

“Kalau sudah memilih dosen sebagai profesi, harus minimal doktor. Tidak boleh hanya S-2,” tuturnya.

Selain pendidikan, Nasir juga menekankan bahwa dosen untuk melakukan penelitian.

Menurut dia, selama ini dosen biasanya lebih suka mengajar dengan mengesampingkan penelitian.

Setelah pendidikan dan penelitian, dosen juga harus melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui penerapan penelitian-penelitian.

“Dosen harus bisa mengaplikasikan ilmu dan penelitiannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Bila dosen-dosen memiliki kualitas yang baik, katanya lagi, program studi di perguruan tinggi NU akan berkembang dan lulusannya juga akan berkualitas.

Menteri Nasir, membuka bimbingan teknis peningkatan karier dosen NU yang diadakan Direktorat Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bekerja sama dengan Lembaga Perguruan Tinggu Nahdlatul Ulama (LPTNU) di Institut Agama Islam Darussalam, Banyuwangi. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close