Kamis, Oktober 1, 2020
  • Universitas
  • TV Literasi

Menristek: LTMPTN Tingkatkan Keadilan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru PTN

Baca Juga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mulai tahun ini, penerimaan Mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak lagi diselenggarakan oleh panitia pusat dan panitia lokal yang terdiri dari kampus-kampus negeri, tapi oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mempunyai status permanen.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada 2019 lebih memberikan rasa keadilan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Mekanisme seleksi masuk PTN pada 2019, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, serta memberikan rasa keadilan pada mahasiswa,” kata Nasir.

Baca juga: Kurangi Kesalahan Calon Mahasiswa Memilih Jurusan, Pemerintah Bentuk LTMPT

Pola seleksi masuk PTN 2019 dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN dengan daya tampung minimal 20 persen, SBMPTN minimal 40 persen dan Seleksi Mandiri maksimal 30 persen dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Nasir menambahkan melalui seleksi yang baru tersebut, peserta bisa mengetahui nilai yang diraihnya serta berapa nilai kelulusan di PTN yang dituju. Selama bertahun-tahun pelaksanaan SBMPTN tidak mengalami perubahan hanya berganti nama mulai dari Sipenmaru, SPMB hingga SNMPTN.

Baca juga: Beda dari Tahun Sebelumnya, Begini Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2019

Nasir mengatakan dengan adanya LTMPT, masyarakat akan diuntungkan karena ujian berbasis komputer akan mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawaban. (Ant/SU01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kitab Kuning, (Apakah) Sudah Terlupakan?

Ada banyak nama sebagai sebutan lain dari kitab yang menjadi referensi wajib di pesantren ini disebut “kitab kuning” karena memang kertas yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut berwarna kuning.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close