Senin, Oktober 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan.

“Ini dinilai penting sebagai upaya memediasi masalah hukum dibidang kesehatan, dengan adanya lembaga mediasi, persoalan medis tidak perlu lagi pendekatan hukum,” ujar pendiri Jimly School of Law and Goverment, Prof Jimly Asshiddiqie, di Surabaya, Sabtu (24/2).

Sejauh ini, Jimly menilai masih banyak permasalahan yang kerap terjadi antara konsumen dengan dokter dan konsumen dengan pihak rumah sakit, sehingga diperlukan mediator kesehatan.

“Kalau ada persoalan seputar kesehatan dibawa ke ranah hukum nantinya akan melebar ke mana-mana. Apalagi tuntutannya menang kalah. Hal itu bisa mengganggu fungsi-fungsi kesehatan dan mengganggu RS. Lebih baik mediasi agar tidak panjang masalahnya,” terang Jimly.

Sementara itu, menurut Jimly, keberadaan kode etik kedokteran belum sepenuhnya membantu menyelesaikan masalah.

“Padahal ada malpraktik di mana-mana. Kode etik ditegakkan dokter melalui mekanisme internal yang cenderung melindungi. Sehingga etika kedokteran tidak berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Dekan Fakultas Hukum UHT, Dr Qomariyah menambahkan dengan terjalinnya kerja sama itu, dia berharap mahasiswa Magister Hukum kesehatan bisa menjadi mediator kesehatan yang baik.

“Di akademik ada Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). SKPI itu akan ditambahkan dengan sertifikat dari diklat-diklat yang lain,” jelas Qomariyah. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close