Senin, April 19, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

LUIS Desak Penarikan Buku Kontroversial IPS Terbitan Yudhistira

Baca Juga

SOLO, SERUJI.CO.ID – Buku IPS Terpadu Jilid 6A yang diterbitkan oleh Penerbit Yudhistira mendapatkan protes dari kalangan masyarakat Islam di Kota Solo, Jawa Tengah. Lantaran, buku tersebut menyebut Ibu Kota Israel adalah Yerusalem.

Sekjen Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Yusuf Suparno mengungkapkan, dirinya langsung melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Rabu (13/12).

Kesalahan penulisan pada buku, ia sebut penyesatan sejarah.

“Sebab bisa membentuk opini anak SD, buku ini kan bisa dikatakan sebagai landasan ilmu,” ujar Yusuf, Rabu (13/12).

Seperti diketahui, buku tersebut memuat tabel negara dan ibukotanya. Pada negara Palestina, ibu kota negara dikosongkan. Sedangkan pada negara Israel ibu kotanya tertulis Yerusalem.

Ia meminta pemerintah melakukan langkah secepatnya. Yakni dengan mengeluarkan larangan penggunaan buku tersebut.

Yusuf juga meminta agar Budi Hartawan selaku pengarang buku dan Yudhistira sebagai penerbit buku melakukan klarifikasi. (Vita Kurnia/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Berita Terkait

close