Jumat, November 27, 2020
  • Universitas
  • TV Literasi

Lebih 60.000 Peserta Ikut Ujian SBMPTN di Panitia Lokal 50 Surabaya

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Lebih dari 60.000 peserta mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Panitia Lokal (Panlok) 50 Surabaya yang serentak digelar, Selasa (8/5) di berbagai lokasi di Surabaya.

Penanggung Jawab Panlok 50 Prof Mohammad Nasih mengatakan ada enam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung di Panlok 50, yakni Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Surabaya, UINSA, UPN dan Universitas Trunojoyo Madura.

“Pendaftar SBMPTN di Panlok 50 Surabaya sebanyak 60 ribu, yang terdiri 26 ribu pendaftar Saintek dan pendaftar Soshum sebanyak 27 ribu dan campuran 6 ribuan,” ujar M. Nasih kepada wartawan di Surabaya, Selasa (8/5).

Rektor Universitas Airlangga itu menjelaskan bahwa proses ujian SBMPTN ada dua jenis, yakni ujian berbasis cetak dan Komputer. Ujian dilaksanakan di beberapa Kampus di Surabaya.

“Ujian SBMPTN berbasis Komputer, kami sebelumnya telah menyiapkan 2.770 komputer untuk peserta yang ikut ujian berbasis komputer, bagi peserta yang mengikuti ujian keterampilan Rabu (9/5) dan (11/5),” ungkapnya. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Berita Terkait

close