Selasa, Juni 2, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Kurang Mendapat Pendidikan Layak, Penyandang Disabilitas Wadul ke DPRD Jatim

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sejumlah perwakilan pelajar inklusi di Surabaya wadul ke DPRD Jatim, Selasa (19/9) karena merasa kurang perhatian dari pemerintah. Mereka mendesak DPRD Jatim untuk melakukan revisi terhadap perda disabilitas yang sudah ada sebelumnya dan mereka juga mendesak agar dibuatkan sekolah inklusi di Jatim.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto mengatakan para penyandang inklusi tersebut mengeluhkan kurangnya prasarana dan sarana bagi penyandang disabilitas di Jatim khususnya di Surabaya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

”Dulu, mereka untuk mendapatkan pendidikan di masing-masing sekolah selalu ada pendamping karena biaya ditanggung oleh APBD setempat. Namun, sekarang tak ada lagi pendamping karena biayanya sangat mahal,” ungkap politisi asal Partai Demokrat ini saat ditemui SERUJI di Surabaya, Selasa (19/9).

Pria asal Malang ini mengatakan sebenarnya di dalam perda disabilitas sudah ada yang mengatur tentang pendidikan inklusi, bahkan pergub sebagai pelaksana perda tersebut sudah dibuat.

”Namun, karena menggunakan aturan yang lama yang dipakai. Kami akan melakukan revisi tersebut untuk ditingkat SMA/SMK di Jatim,” jelasnya. (Setya/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close