Sabtu, September 19, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Kemendikbud: Pelaku Pemukulan dalam Video Bukan Dilakukan Guru

Baca Juga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan video pemukulan siswa di kelas yang viral di media sosial bukan dilakukan oleh guru, melainkan perkelahian antarsiswa.

“Kejadian yang viral tersebut bukan di Pangkalpinang, namun kejadiannya di Pontianak, Kalimantan Barat, tepatnya di SMK Bina Utama,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hamid Muhammad di Jakarta, Selasa (7/11).

Hamid membantah pernyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menyebutkan bahwa yang memukul adalah orang tua siswa. Padahal yang terjadi adalah kekerasan antarsiswa di dalam kelas.

“Jadi ini siswa kelas X, yang memukul teman sekelasnya. Cuma badannya lebih besar seperti orang tua,” katanya.

Menurut Hamid, siswa itu memukul temannya karena tak tahan lagi sering diejek. Kejadiannya pada Kamis (2/11). Perkelahian itu divideokan dan diviralkan.

“Videonya ‘kan samar-samar, itu seperti orang tua atau orang yang sudah dewasa. Tapi ternyata sama-sama siswa,” katanya.

Pihak sekolah sudah melakukan mediasi antara kedua belah pihak yang bertikai. Pihak sekolah juga memutuskan bahwa hal itu merupakan kejadian perkelahian biasa.

Untuk menciptakan rasa aman di sekolah, pihaknya sudah menerbitkan peraturan Permendikbud 82/2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

“Dalam Permendikbud tersebut bahwa setiap sekolah itu harus bikin posko pengaduan terhadap semua bentuk kekerasan yang ada di sekolah. Itu yang seharusnya ditindaklanjuti oleh setiap sekolah,” kata dia.

Ada sekolah yang menjalankan imbauan tersebut dengan baik dan ada juga yang tidak.

“Untuk itu, kami meminta kepala dinas untuk membuat posko pengaduan terhadap semua bentuk kekerasan yang ada di sekolah,” pungkasnya. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Wow! Belum Sebulan, Buku “Mantappu Jiwa” Jerome Polin Sudah Terjual 20 Ribu Eksemplar

Buku 'Mantappu Jiwa' berisi catatan-catatan Jerome yang gigih memperjuangkan pendidikan sampai mendapat beasiswa penuh program sarjana Mitsui Bussan di Waseda University, Jepang.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Berita Terkait

close