Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Kemendikbud: 10 Persen Soal USBN 2018 Esai

Baca Juga

MANGUPURA, SERUJI.CO.ID –  Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud menegaskan bahwa 10 persen jumlah soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun 2018 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berupa esai.

“Soal USBN 2018 itu beda dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Made Mandi mengutip informasi dari Balitbang Kemendikbud itu di Mangupura, Bali, Ahad (28/1).

Ia mengatakan pihaknya juga mendapat informasi dari Balitbang Kemendikbud bahwa USBN untuk jenjang SD dan MI akan berlangsung pada April hingga Mei 2018.

“Jadi, Kemendikbud menetapkan soal esai sebanyak 10 persen dari total keseluruhan soal, sedangkan 90 persen adalah pilihan ganda,” katanya.

Tidak hanya format soal ujian yang berubah, tapi untuk pembuatan soal pun berubah.

Tahun ajaran sebelumnya, 25 persen soal dipersiapkan pusat dan 75 persen oleh guru yang dikoordinasikan langsung Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama.

“Sementara Tahun 2018, jumlah soal 20-25 persen disiapkan pusat dan 75-80 persen disiapkan oleh kelompok kerja guru (KKG),” katanya.

Dengan adanya perubahan tersebut, pihaknya pun mengaku sudah menyosialisasikan kepada seluruh sekolah yang di Kabupaten Badung.

“Untuk persiapan pemantapan sudah kami sosialiasikan hal ini kepada kepala sekolah,” kata Mandi.

Untuk USBN SD tahun 2018, ada tiga mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Sementara untuk ujian sekolah yakni pendidikan agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan, dan Penjaskes dan Olahraga.

Mengenai teknis ujian, kata Mandi, masih menerapkan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

“Untuk di Badung, pelaksanaan ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dilakukan siswa SMP dan tingkat SD belum menerapkan hal ini,” katanya. (Ant/SU05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close