Minggu, Oktober 17, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Kemdikbud: Kekurangan Guru di Sekolah Negeri Capai 733 Ribu

Baca Juga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyebutkan kekurangan guru di di sekolah negeri mencapai 733.000 guru.

“Kami sudah menghitung untuk kekurangan guru, awalnya 988.000 guru. Namun setelah dihitung kembali, ada redistribusi guru, guru keahlian ganda dan guru multitingkatan juga dihitung maka kebutuhan guru kita di sekolah negeri sebanyak 733.000 guru,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud, Hamid Muhammad, di Jakarta, Jumat (9/3).

Hamid menjelaskan pihaknya sudah menyampaikan kondisi kekurangan guru tersebut kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Jumlah guru yang kurang tersebut berada di semua tingkatan sekolah negeri mulai dari TK, SLB, SD, SMP, SMA maupun SMK.

“Tapi kemampuan negara tidak mampu mengangkat semuanya menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Saya dapat informasi dari teman yang di Kemenpan, yang akan diangkat sekitar 1,5 kali yang pensiun. Misalnya yang pensiun 62.000 guru, maka yang akan diangkat menjadi CPNS sekitar 93.000 guru. Separuh dari jumlah itu untuk menutupi guru yang pensiun,,” jelas Hamid.

Meskipun demikian, Hamid menjelaskan bahwa hal itu baru formulasi, berapa alokasinya akan ditentukan oleh Kemenpan RB dan Kementerian Keuangan.

“Untuk alokasinya ditentukan oleh Kemenpan dan Kemenkeu, karena untuk mengangkat 100.000 guru sekarang, sama artinya mengangkat 200.000 guru pada masa lalu karena memperhitungkan tunjangan dan sebagainya,” papar dia.

Selain itu, Hamid juga berharap pada tahun ini akan ada pengangkatan guru produktif dan dapat direalisasikan pada tahun ini. Kemdikbud mencatat, kebutuhan guru produktif mencapai 94.553 guru.

Disinggung untuk pengangkatan guru honorer, Hamid mengatakan honorer mempunyai peluang sama untuk ikut serta dalam seleksi CPNS. Meski demikian, ia mengaku tak ada prioritas pengangkatan untuk guru honorer. Kemenpan RB menyebutkan rekrutmen CPNS akan dilakukan usai pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2018. (Ant/SU02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close