Minggu, April 18, 2021
  • Pendidikan
  • TV Literasi

ITS Yakin Sapu Angin XI Menang Lomba di London

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknik Sepuluh November  (ITS) Surabaya meluncurkan mobil Sapu Angin ke 11, Senin (12/2). Mobil yang diciptakan mahasiswa itu berbeda dengan yang sebelumnya, karena kali ini menggunakan bahan bakar bensin.

“Mobil ini sebenarnya dirancang tahun 2015, namun dulu kan bahan bakarnya dari solar, sekarang kami optimalkan mesinnya maka diubah menjadi bahan bakar bensin, karena pengaruh juga dikecepatannya,” ungkap Ketua Bagian Non Teknikal Tim Sapu angin, Billy Firmansyah, Senin (12/2).

Lebih lanjut Mahasiswa semester delapan ini mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya di mobil Sapu Angin ke 10 yang menggunakan solar berhasil menyabet juara dua, maka dengan bahan bakar mesin diharapkan hasilnya lebih memuaskan.

“Sekitar Mei kami mengikuti lomba di London maka kami rancang sedemikian, pastinya kecepatan mobil ini juga bertambah dan kami akan membuat rekor baru dengan menargetkan 500 kilo perliter, lebih irit, jadi yang diperlihatkan mobil paling irit namun cepat,” ujarnya kepada awak media.

Rektor ITS Prof Joni Hermana menambahkan dengan merubah menjadi bensin justru lebih ringan dari pada sebelumnya.

“Sejauh ini tantangan terberat kami dari negara Filipina namun kali ini kita yakin akan menang, dari pada negara tetangga,” pungkas Joni. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close