Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Hindari Kecurangan, Unair Lakukan Verifikasi Faktual Bagi Penerima Bidik Misi

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 3553 pendaftar dari 31.235 pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Airlangga Surabaya, mengambil program Bidik Misi. Namun dari jumlah tersebut, hanya 370 saja yang diterima di program Bidik Misi tersebut.

“Unair telah mengalokasikan Bidik Misi tahun 2018 sebanyak 780 orang, namun yang layak menerimanya hanya 370 siswa saja, penerimaan ini termasuk sudah banyak,” ujar Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih kepada media saat pengumuman hasil SNMPTN di Kampus C, Unair Surabaya, Selasa (17/4).

Mohammad Nasih menjelaskan ada satu catatan pokok penting yang telah diputuskan secara nasional, dimana penerimaan Bidik Misi akan diverifikasi faktual untuk memastikan kondisi kelayakan peserta sesuai syarat yang ditentukan.

“Jadi mereka yang daftar Bidik Misi dan diterima, akan diverifikasi faktual, artinya kita melihat kondisi lapangan terkait keadaan perekonomian siswa, namun jika memenuhi syarat kita akan memberikan bidik misi,” terangnya.

Jika tidak sesuai keadaan pendaftar dalam penerimaan Bidik Misi, lanjut Nasih, maka mereka akan diminta untuk memenuhi biaya kuliah secara mandiri, hal ini untuk mengantisipasi kecurangan dalam penerimaan bidik misi.

“Mereka diminta membayar kuliah, sebelumnya telah banyak temuan di lapangan bahwa pendaftar Bidik Misi tidak sesuai dengan kondisi yang disebutkan, nyatanya malah berbeda, (kondisi) pendaftar,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close