Kamis, Oktober 1, 2020
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Gus Ipul: Kalau Buruh Punya UMK, Guru Juga Harus Punya Upah Minimum Guru

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ikut andil dalam memperjuangkan persolan yang menyangkut nasab dan nasib guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Jawa Timur.

Saat ini, kata Gus Ipul masih ada Guru PAI yang seharusnya ada di bawah naungan Kementerian Agama tapi diangkat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kejelasan nasab ini penting supaya guru-guru Pendidikan Agama Islam ini lebih mantab dalam rangka memberikan pengajaran dan pendidikan pada anak-anak didik kita,” kata Gus Ipul saat memberikan Sambutan dalam pembukaan Kongres ke-3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu (2/12).

Terkait nasib guru, lanjut Gus Ipul, Pemprov Jatim telah berjuang bersama PGRI dan elemen guru yang lain, agar para GTT (Guru Tidak Tetap) yang mengajar di sekolah Negeri bisa menjadi pegawai pemerintah dengan sistem kontrak kerja. Sementara untuk guru swasta akan dirumuskan Upah Minimum Guru (UMG).

“Kalau buruh ada yang namanya UMK, kenapa guru ini tidak diberi UMG? yang swasta keluhannya seperti itu. Nah ini yang harus kita perjuangkan bareng-bareng, kita cari celah. Sehingga baik di negeri dan swasta sama-sama diurus oleh pemerintah,” lanjutnya.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 10 ribu Guru PAI ini, Gus Ipul juga melaporkan jumlah guru agama di Jatim yang dari tahun ke tahun terus menurun. Gus Ipul meminta Menteri Agama agar segera melakukan perekrutan kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kitab Kuning, (Apakah) Sudah Terlupakan?

Ada banyak nama sebagai sebutan lain dari kitab yang menjadi referensi wajib di pesantren ini disebut “kitab kuning” karena memang kertas yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut berwarna kuning.

Inilah 14 Dosen IAIN Pekalongan Yang Lolos Nominee Bantuan Hibah Kemenag 2020

Pengumuman nominee tersebut merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI) Nomor 5042 Tahun 2019, tertanggal 10 September 2019.

Berita Terkait

close