Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Gelar Doktor Kehormatan Wapres Jusuf Kalla Kembali Bertambah

Baca Juga

JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa (Kehormatan) atas kemampuan dan prestasinya selama ini. Kali ini Rajamangala University of Technology, Isan (RMUTI) Thailand yang menganugerahi gelar Doktor Kehormatan dibidang Administrasi Bisnis (manajemen).

Pemberian gelar ini akan dilaksanakan pada hari Rabu 22 Maret 2017 di Kampus RMUTI yang terletak di provinsi di pinggiran kota Bangkok, Pathumthani, Thailand.

Berdasarkan siaran pers Komunikasi dan Informasi Publik Wakil Presiden, dijadwalakan Jusuf Kalla dan Mufidah Jusuf Kalla akan bertolak ke Bangkok pagi ini, Selasa (21/3), dengan menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boing 737- 400.

Mendarat di Thailand hari ini, Wapres akan langsung menghadiri jamuan makan malam yang diadakan tuan rumah, Universitas RMUTI, sekaligus Wapres akan memberikan sambutan.

Gelar doktor kehormatan ini akan dianugerahkan langsung oleh Putri Maha Chakri Sirindhorn di Graduation Hall bersamaan dengan 2.000 wisudawan/wisudawati RMUTI pada hari kedua kunjungan Wapres ke Negeri Gajah Putih.

Gelar Doktor kehormatan ini menambah panjang gelar Doktor yang pernah diterima JK, seperti dari Universitas Soka, Tokyo, Jepang pada 2009, dan Universitas Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2007, dan lima gelar doktor dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri.

EDITOR: Iwan S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close