Jumat, Mei 27, 2022
  • Pendidikan
  • TV Literasi

Belum Penuhi Syarat, Dosen Unair Desak Gelar Doktor Kehormatan Cak Imin Ditunda

Baca Juga

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Para dosen dan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meminta Unair menunda rencana pemberian gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alis Cak Imin.

Mereka menilai Cak Imin belum memenuhi syarat untuk mendapat gelar tersebut.

“Kami usulkan rencana pemberian gelar itu ditunda. Sebab, pengusulan dan pemberian gelar Doktor Kehormatan harus memenuhi kualifikasi, sesuai dengan tata cara, dan syarat-syarat prosedur formal. Nah, sejauh ini kami belum menemukan bukti-bukti kuat bahwa yang bersangkutan (Muhaimin) memenuhi kualifikasi yang luar biasa atas syarat-syarat tersebut,” kata salah satu dosen staf Departemen Politik Fisip Unair, Airlangga Pribadi Kusman, kepada SERUJI, di Surabaya, Selasa (3/10).

Dari hasil rapat internal Departemen Politik, pihaknya menyodorkan beberapa poin yang harus diperhatikan berkaitan pemberian gelar tersebut.

Berdasarkan PP Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI No. 21 Th. 2013 Pasal 1 ayat 2, “Gelar Doktor Kehormatan adalah gelar kehormatan yang diberikan oleh suatu perguruan tinggi kepada seseorang yang memiliki dan dianggap berjasa atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sosial budaya, dan/atau berjasa dalam bidang kemanusiaan dan atau kemasyarakatan”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Kursus Bahasa Indonesia di Universitas BBS Hungaria

JAKARTA - Budapest Business School (BBS), University of Applied Science, Hungaria, membuka kelas Bahasa Indonesia sebagai salah satu kursus bahasa yang dipilih mahasiswanya untuk...

Tingkat Literasi Pelajar Indonesia Masih Rendah, Inilah Hasil Survei PISA

Kompetensi membaca pelajar Indonesia menurut hasil survei PISA 2015 meraih nilai 397. Angka ini jauh di bawah  rata-rata OECD sebesar 493. Demikian pula skor kompetensi matematika hanya 386, tertinggal dari rata-rata OECD sebesar 490.

Perpustakaan Tulungagung Dapat Tambahan Koleksi Sebanyak 586 Judul Buku

Sebanyak 586 judul buku baru tersebut terdiri dari 365 judul dalam bentuk buku elektronik (e-book), dan 221 judul dalam bentuk buku fisik dengan jumlah buku sebanya 275 buah.

Luar Biasa, 80 Persen Siswa di Sekolah Ini Langsung Diterima Bekerja di Industri

“Sekolah kami untuk siap kerja, bukan untuk kuliah. Kami bisa menerima siswa yang ingin kuliah, tetapi kami utamakan (perguruan tinggi) yang sudah kerja sama (dengan kami),” ujar Kepala Sekolah.

Berita Terkait

close