Senin, Agustus 10, 2020
  • Peristiwa
  • TV Literasi

Bantah Disdik DKI, Anies Tegaskan Tidak Akan Cabut KJP Pelajar Yang Demo di DPR

Baca Juga

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa ia tidak akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) para pelajar Jakarta yang terlibat aksi demonstrasi terkait UU KPK, RUU KUHP dan lainnya yang baru-bari ini terjadi di Gedung DPR RI Jakarta.

Hal itu disampaikan Anies, membantah pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Ratiyono yang mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan mencabut KJP pelajar yang melakukan tindak kriminal saat demo.

Anies menjelaskan bahwa kewajiban pemerintah menjamin kelangsung pendidikan anak usia sekolah hingga tuntas. Sehingga, katanya, jika anak berbuat salah seharusnya dibina dan dididik lebih jauh di sekolah, bukan malah dicabut KJP-nya.

“Terkait dengan KJP itu begitu, anak ini sulit sekolah karena tidak ada biaya. Kalau kemudian KJP-nya dicabut, bisa sekolah dari mana nanti? Kan justru tidak sejalan dengan tujuan pemerintah mendidik semua anak,” kata Anies di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (2/10).

Sebelumnya, Anies juga menyampaikanb bahwa pihaknya tidak pernah berencana mencabut KJP terhadap anak yang terlibat aksi unjuk rasa.

“Saya tak pernah menggariskan pencabutan KJP. Yang harus adalah pembinaan lebih jauh, orangtua dipanggil, anak dipanggil, diajak diskusi.  Jadi mereka didik lebih jauh,” ujarnya.

Terkait pelajar yang melakukan tindak kriminal saat aksi unjuk rasa, Anies menyerahkan sepenuhnya penanganannya pada aparat kepolisian.

“Begitu nyangkut urusan pidana, maka ia berhadapan dengan hukum. Tapi secara tanggung jawab pendidikan, negara tetap terus menjalankan tugasnya, mendidik setiap orang,” tukas mantan Menteri Pendidikan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Sleepover dan Membangun Karakter

Di luar itu semua, ada juga yang kombinasi dari beberapa alasan di atas. Apa pun alasannya, kegiatan sleepover ternyata bermanfaat untuk membangun kohesi sosial, keterikatan serta pembangunan karakter, saling memahami, dan membangun sifat toleransi

Menag Kunjungi Rumah Penerima Bidik Misi IAIN Purwokerto

Kepada Emilia, gadis yang sudah ditinggal ibundanya sejak 40 hari kelahirannya, Menag berpesan agar program bidik misi ini terus diterima hingga kuliahnya selesai empat tahun atau delapan semester, maka prestasinya harus terjaga dan tidak boleh turun.

Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton.

Kemenag Undang Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Lomba Karya Ilmiah

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidkan Madrasah (Ditpenmad) kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Event tahun ini merupakan gelaran kali kelima.

Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

JAKARTA -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di...

Berita Terkait

close